Rasullullah SAW bersabda yang artinya "Bukanlah kekayaan dengan banyaknya harta benda, tetapi kekayaan sebenarnya adalah yang kaya jiwanya" HR Muslim, Bukhari
Jiwa yang kaya itulah raja yang sebenarnya, seorang raja tak lagi membutuhkan apapun yang ada pada orang lain ( read : iri ) begitu pula hamba Allah yang pandai bersyukur, dia merasa cukup dan puas sehingga mata dan wajahnya tak pernah menoleh kepada apa yg bukan miliknya.
Seorang hamba Allah bersyukur bukan hanya dengan mengucap Alhamdulillah dibibir saja tetapi dia tampakkan dalam sikap hidup, yaitu menjaga dan memanfaatkan sebaik baiknya nikmat yang Allah Ta'ala berikan kepadanya dengan caara dan tujuan yang baik juga, tak iri ataupun dengki terhadap anugerah yang Allah Ta'ala berikan kepada orang lain.
Percayalah kawan, sikap syukur itu tak merugikan siapapun yang melakukannya, justru dengan sikap syukur itu kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi juga menjauhkan sifat manusia yang tak pernah puas atas apa yang Allah Ta'ala berikan kepada kita.
sudahkah anda bersyukur hari ini? :)










































